TAFSIR AL-QUR'AN:
✅ ๐TAFSIR SURAT YAASIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐ Ayat Ke-2 Surat Yaasin
ุจุณู
ุงููู ุงูุฑุญู
ู ุงูุฑุญูู
๐ ูุงُْููุฑْุขَِู ุงْูุญَِููู
ِ (2)
๐ Arti kalimat: Demi al-Quran yang al-hakiim
Allah bersumpah dengan al-Quran yang memiliki sifat al-hakiim.
๐ Apa yang dimaksud dengan al-Hakiim? Syaikh Ibn Utsaimin mengisyaratkan adanya 3 unsur utama dalam kata hakiim, yaitu hukum, ihkaam, dan hikmah.
▶️ Pertama, al-Quran adalah sebagai sumber hukum. Ia menjadi hakim yang memutuskan perkara jika ada perselisihan.
َูุฅِْู ุชََูุงุฒَุนْุชُู
ْ ِูู ุดَْูุกٍ َูุฑُุฏُُّูู ุฅَِูู ุงَِّููู َูุงูุฑَّุณُِูู ุฅِْู ُْููุชُู
ْ ุชُุคْู
َُِููู ุจِุงَِّููู َูุงَْْูููู
ِ ุงْูุขَุฎِุฑِ ุฐََِูู ุฎَْูุฑٌ َูุฃَุญْุณَُู ุชَุฃًِْูููุง
๐ Jika kalian berselisih pendapat tentang sesuatu hal, maka kembalikan kepada Allah (al-Quran) dan kepada Rasul (haditsnya), jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih baik dan akibatnya lebih baik (Q.S anNisaa’ ayat 59).
⏩ Kedua, mengandung makna ihkaam, yaitu pengokohan dan penyempurnaan.
Al-Quran dikokohkan dan dijadikan sempurna oleh Allah, sehingga tidak ada ayat dalam al-Quran yang bertentangan satu sama lain. Khabar-khabar dalam al-Quran adalah haq (benar dan jujur), hukum-hukumnya adil.
ุฃَََููุง َูุชَุฏَุจَّุฑَُูู ุงُْููุฑْุขََู ََْููู َูุงَู ู
ِْู ุนِْูุฏِ ุบَْูุฑِ ุงَِّููู ََููุฌَุฏُูุง ِِููู ุงุฎْุชَِูุงًูุง َูุซِูุฑًุง
๐ Tidakkah mereka mentadabburi (memikirkan dan menghayati) al-Quran? Kalau seandainya al-Quran berasal dari selain Allah, niscaya mereka akan dapati di dalamnya pertentangan yang banyak (Q.S anNisaa’ ayat 82).
َูุชَู
َّุชْ َِููู
َุฉُ ุฑَุจَِّู ุตِุฏًْูุง َูุนَุฏًْูุง
๐ Dan telah sempurna kalimat Tuhan kalian dalam hal kebenaran dan keadilan (Q.S al-An’aam ayat 115).
๐ Orang yang berpegang teguh dengan al-Quran, akan dikokohkan dan dikuatkan.
➡️ Ketiga, mengandung makna hikmah. Hikmah adalah menempatkan sesuatu sesuai pada tempatnya. Hukum dalam al-Quran itu adil, sesuai dengan fitrah dan akal yang sehat. Secara global, akal akan menerima penjelasan dalam al-Quran.
๐ต Syaikh Abdurrahman as-Sa’di menjelaskan makna bahwa al-Quran adalah hikmah: meletakkan perintah dan larangan yang tepat dan sesuai, meletakkan balasan kebaikan dan balasan keburukan secara tepat dan sesuai.
๐นAllahu A’lam.
ุงูุญู
ุฏ ููู ุฑุจّ ุงูุนุงูู
ูู
➖➖➖➖➖➖
๐๐๐๐
๐Sumber : Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"; Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar