TAFSIR AL-QUR'AN:
TAFSIR SURAT YAASIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TAFSIR SURAT YAASIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Ayat Ke-6⃣6⃣
ولَوْ نَشَاءُ لَطَمَسْنَا عَلَى أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّى يُبْصِرُونَ
Arti Kalimat: dan kalau Kami mau, Kami (bisa) menghapus mata mereka sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan; maka bagaimana bisa mereka melihatnya?
Makna kata ‘lathomasnaa’ itu adalah menghapus mata sehingga tidak berbekas. Hal ini lebih dahsyat pengaruhnya dari sekedar membutakan mata. Kebanyakan orang yang tidak bisa melihat masih memiliki mata, namun mata tersebut tidak berfungsi sesuai yang diharapkan. Sedangkan makna thomasa adalah menghilangkan mata sebagai alat penglihatan hingga tak ada bekasnya sama sekali. Allah Maha Mampu untuk menghapus mata manusia sehingga mereka tidak bisa melihat.
Maksud dari ayat ini: Allah telah menghapus (penglihatan) mata hati mereka. Kalau Allah mau, bisa saja Dia juga menghapus mata yang digunakan untuk melihat. Jika mata fisik dihapus menyebabkan seseorang tidak bisa melihat arah jalan yang akan dilaluinya, demikian pula orang yang dihapus mata hatinya, ia tidak akan mampu melihat kebenaran (al-haq).
(disarikan dari penjelasan Syaikh Ibn Utsaimin).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Allahu A’lam
الحمد لله ربّ العالمين
الحمد لله ربّ العالمين
Sumber : Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"; Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah; ✍ http://telegram.me/alistiqomah
Sumber : Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"; Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah; ✍ http://telegram.me/alistiqomah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar