TAFSIR SURAT YAASIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📖 Ayat Ke-74 Surat Yaasin.
👈 واتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ آَلِهَةً لَعَلَّهُمْ يُنْصَرُونَ
🍃 Arti Kalimat: dan mereka menjadikan selain Allah sebagai sesembahan-sesembahan agar mereka mendapatkan pertolongan.
☝️ Sedemikian banyak nikmat Allah ‘Azza Wa Jalla yang dikaruniakan kepada manusia, namun banyak manusia yang tidak bersyukur.
💥 Tindakan kufur nikmat yang terbesar adalah berbuat syirik terhadap Allah Subhaanahu Wa Ta’ala yang telah menganugerahkan berlimpah nikmat untuk mereka. Mereka berbuat kesyirikan dengan tujuan untuk mendapat pertolongan.
🌻 Al-Imam al-Mahally menjelaskan maksud tujuan mendapatkan pertolongan itu adalah bahwa orang-orang musyrikin itu menyangka bahwa sesembahan-sesembahan itu bisa memberi syafaat kepada mereka agar tidak ditimpa adzab Allah (Tafsir al-Jalalain).
💐 Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menambahkan, bahwa selain dijadikan sebagai pemberi syafaat agar tidak terkena adzab Allah, sesembahan-sesembahan itu juga diagungkan untuk mendapat kemenangan dalam pertempuran.
🔖 Seperti ucapan Abu Sufyan saat selesai perang Uhud:
أُعْلُ هُبَلْ أُعْلُ هُبَلْ
🍃 Tinggikanlah Hubal, Tinggikanlah Hubal.
🌷 Rasulullah shollallahu alaihi wasallam memerintahkan para Sahabatnya untuk menjawab seruan itu dengan menyatakan:
اللَّهُ أَعْلَى وَأَجَلُّ
🍃 Allahlah Yang Paling Tinggi dan Paling Mulya (H.R al-Bukhari dari al-Baro’ bin ‘Aazib).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📖 Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"
▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar