๐ TAFSIR SURAT YAASIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✏️ Ayat Ke-23
๐ ุฃุฃَุชَّุฎِุฐُ ู
ِْู ุฏُِِููู ุขََِููุฉً ุฅِْู ُูุฑِุฏِْู ุงูุฑَّุญْู
َُู ุจِุถُุฑٍّ َูุง ุชُุบِْู ุนَِّูู ุดََูุงุนَุชُُูู
ْ ุดَْูุฆًุง ََููุง ُِْูููุฐُِูู
๐ Arti Kalimat: Apakah (pantas) aku beribadah kepada selainNya (yang tidak memiliki kemampuan apa-apa) yang jika arRahmaan menghendaki terjadinya mudharat kepadaku, sesembahan lain itu tidak bisa memberikan syafaat sedikitpun dan tidak pula bisa menyelamatkan aku.
☝️ Allah adalah Yang Maha Berkuasa di atas segala-galanya. Jika Allah berkehendak untuk menimpakan keburukan kepada seseorang, tidak ada satu pihakpun yang bisa memberi syafaat dengan mengurangi keburukan itu terjadi atau bahkan menghilangkan sama sekali.
๐ฅ Karena itu, untuk apa aku beribadah kepada selain Allah yang tidak punya kemampuan apa-apa?
✅ Di dalam ayat ini, disebut Nama arRahman, Yang Maha Penyayang ketika menginginkan kemudharatan kepada hambaNya. Hal itu mengisyaratkan bahwa kemudharatan yang menimpa seorang hamba di dalamnya kadangkala terkandung kasih sayang Allah. Kadangkala seorang yang tertimpa musibah (kemudharatan) menjadi kembali kepada Allah dengan sebab musibah itu (disarikan dari penjelasan Syaikh Ibn Utsaimin dalam menafsirkan surat Yaasin hal 81).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
⏹Allahu A’lam.
ุงูุญู
ุฏ ููู ุฑุจّ ุงูุนุงูู
ูู
➖➖➖➖➖➖
๐๐๐๐
๐Sumber : Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"; Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar