TAFSIR SURAT YAASIN AYAT 43


๐Ÿ“– TAFSIR SURAT YAASIN๐Ÿ•Œ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

๐Ÿ“– Ayat Ke-43

๐Ÿ‘ˆ ูˆุฅِู†ْ ู†َุดَุฃْ ู†ُุบْุฑِู‚ْู‡ُู…ْ ูَู„َุง ุตَุฑِูŠุฎَ ู„َู‡ُู…ْ ูˆَู„َุง ู‡ُู…ْ ูŠُู†ْู‚َุฐُูˆู†َ

๐Ÿƒ Arti Kalimat: Dan jika Kami kehendaki, Kami (bisa) tenggelamkan mereka sehingga tidak ada lagi penolong dan mereka tidak terselamatkan.

๐Ÿ“ข Para Ulama tafsir menjelaskan bahwa makna shoriikh adalah mughiits yaitu ‘penolong dalam kondisi genting’.

☝️ Allah ingatkan nikmat kepada manusia, bahwa Allah Maha Mampu menenggelamkan mereka di tengah lautan saat mereka sedang menaiki bahtera. Jika Allah berkehendak menenggelamkan mereka, maka tidak ada yang mampu menghalangi kehendak Allah itu terjadi. Merekapun tidak akan terselamatkan.

✅ Ayat ini menunjukkan bahwa Allah memiliki Sifat masyi-ah (kehendak). Ayat ini juga memberikan faidah bahwa jika Allah menghendaki keburukan menimpa suatu kaum, maka tidak akan ada yang bisa menghalangi atau menolaknya.

๐ŸŒท Di dalam ayat yang lain Allah mengingatkan bahwa Allah Maha Mampu untuk membuat bahtera terdiam di tengah laut dan tidak bisa bergerak.

ุฅِู†ْ ูŠَุดَุฃْ ูŠُุณْูƒِู†ِ ุงู„ุฑِّูŠุญَ ูَูŠَุธْู„َู„ْู†َ ุฑَูˆَุงูƒِุฏَ ุนَู„َู‰ ุธَู‡ْุฑِู‡ِ ุฅِู†َّ ูِูŠ ุฐَู„ِูƒَ ู„َุขَูŠَุงุชٍ ู„ِูƒُู„ِّ ุตَุจَّุงุฑٍ ุดَูƒُูˆุฑٍ

๐Ÿƒ Jika Dia menghendaki, tiupan angin terhenti sehingga kapal itu diam di atasnya (lautan). Sesungguhnya yang demikian itu adalah tanda-tanda bagi setiap orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur (Q.S asy-Syuuro ayat 33).

๐Ÿ’ (disarikan dari Tafsir Yasin libni Utsaimin halaman 156-157).

๐Ÿ“– Ayat Ke-4⃣4⃣

๐Ÿ‘ˆ ุฅู„َّุง ุฑَุญْู…َุฉً ู…ِู†َّุง ูˆَู…َุชَุงุนًุง ุฅِู„َู‰ ุญِูŠู†ٍ

๐Ÿƒ Arti Kalimat: Kecuali rahmat dari Kami dan pemberian kesempatan menikmati hidup hingga waktu yang ditentukan.

๐Ÿ”ต Sesungguhnya jika seseorang bisa berlayar dengan selamat hingga tujuan, tidaklah itu tercapai kecuali karena rahmat (kasih sayang) dari Allah. Dan Allah masih memberi kesempatan baginya menikmati hidup di dunia hingga sampai waktu ketentuan ajalnya.

✏️ Di dalam ayat ini terkandung salah satu Sifat Allah, yaitu rahmat (Kasih Sayang).
Ayat ini seharusnya mengingatkan kita bahwa jika kita selamat dari suatu marabahaya yang besar sesungguhnya itu terjadi karena rahmat Allah, bukan karena kelihaian dan ketangguhan kita menghindari bahaya tersebut. Kalaupun kita masih selamat, janganlah berfoya-foya dan lupa diri, ingatlah sesungguhnya kita masih diberi kesempatan hidup menikmati dunia dan harus dimanfaatkan untuk banyak beribadah kepada Allah, karena nantinya ada ketetapan waktu ajal bagi kita yang tidak mungkin bisa kita hindari.

๐Ÿ’ (disarikan dari Tafsir Yaasin libni Utsaimin halaman 158).

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Ÿ“‹Allahu A’lam
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€
๐ŸŒŽSumber : Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"; Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Index Labels