TAFSIR SURAT YAASIN AYAT 42


✅๐Ÿ“– TAFSIR SURAT YAASIN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

๐Ÿ“– Ayat Ke-42 Surat Yaasin.

๐Ÿ‘ˆ ูˆุฎَู„َู‚ْู†َุง ู„َู‡ُู…ْ ู…ِู†ْ ู…ِุซْู„ِู‡ِ ู…َุง ูŠَุฑْูƒَุจُูˆู†َ

๐Ÿƒ Arti Kalimat: dan Kami ciptakan untuk mereka yang serupa dengannya (kapal) yang bisa mereka naiki.

☝️ Allah menjelaskan dalam ayat ini nikmat pengajaran cara membuat alat transportasi bagi manusia yang bermanfaat untuk dikendarai berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sama saja apakah dari daratan ke daratan lain, atau dari daratan dengan menyeberangi lautan. Karena alat transportasi yang Allah ajarkan cara pembuatannya kepada manusia bisa berupa alat transportasi laut, darat, maupun udara.

๐Ÿ”ฐ Di antara alat transportasi itu ada yang memang Allah ciptakan tanpa campur tangan manusia, seperti unta, kuda, keledai. Ada juga yang baru bisa dimanfaatkan dengan proses pengerjaan manusia. Namun, bagaimanapun, alat transportasi itu tidaklah bisa dirakit dan dibuat kecuali karena Allah mengajarkannya dan mentakdirkannya. Karena itu, dalam ayat ini disebut dengan kalimat: wa kholaqnaa lahum (dan Kami ciptakan untuk mereka).

๐Ÿ”ต Jika ada pertanyaan: Bukankah dalam ayat ini Allah menjelaskan dengan kata : “min mitslihi” (yang serupa dengannya). Artinya, Allah ciptakan serupa dengan kapal yang dibuat Nabi Nuh. Berarti ayat ini hanya menunjukkan nikmat Allah dalam penciptaan transportasi laut saja. Mengapa penjelasannya juga mengarah pada nikmat transportasi secara umum? Karena kalau transportasi lain, tidak bisa kita katakan: “yang serupa” dengannya.

✏️ Jawabannya adalah: penyebutan kata “yang serupa” tidak mengharuskan keserupaan persis dalam segala segi. Bukankah Allah menyebut penciptaan bumi serupa dengan penciptaan langit, dalam firmanNya:

ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َ ุณَุจْุนَ ุณَู…َูˆَุงุชٍ ูˆَู…ِู†َ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ ู…ِุซْู„َู‡ُู†َّ

๐Ÿƒ Allahlah Yang Menciptakan tujuh langit dan pada bumi semisal dengannya…(Q.S atTholaaq ayat 12).

๐ŸŒˆ Kesamaan yang disebut dalam ayat itu hanyalah dalam hal jumlah, yaitu sama-sama tujuh lapis. Tapi dalam hal bentuk dan sifat-sifat lain, bumi dan langit memiliki perbedaan yang sangat banyak. Sebagaimana penjelasan Syaikh Ibn Utsaimin.

๐Ÿ”‹ Para Ulama Salaf, juga menafsirkan ayat ini tidak hanya alat transportasi laut saja. Sebagaimana penafsiran รkrimah, Mujahid, dan al-Hasan bahwa yang dimaksud adalah unta (sebagai alat transportasi darat).

๐Ÿ’ก Namun, konteks kalimat pada ayat berikutnya di ayat ke-43 menunjukkan bahwa secara lebih khusus, pembicaraan terkait dengan alat transportasi air. Karena Allah di ayat ke-43 mengisahkan tentang Kemahakuasaan Allah untuk menenggelamkan mereka. Sedangkan ‘tenggelam’ tidaklah terjadi kecuali di dalam air.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Ÿ“‹Allahu A’lam
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€
๐ŸŒŽSumber : Dikutip dari Buku "TAFSIR SURAT YAASIN"; Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Index Labels